Pengaruh Rendam Kaki dalam Air Jahe Merah terhadap Tekanan Darah pada Lansia di Puskesmas Karuwisi
Kata Kunci:
Hipertensi, Jahe Merah, Rendam KakiAbstrak
Hipertensi dapat diartikan sebagai peningkatan tekanan darah dari kisaran normal. Berdasarkan data UPT Puskesmas Karang Intan 2 pada 10 penyakit terbanyak, penderita hipertensi berada di peringkat pertama di bulan Juli-September 2022. Gaya hidup yang kurang sehat seperti mengkonsumsi ikan asin berlebihan menjadi salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi. Tujuan karya ilmiah ini untuk melihat pengaruh pemberian asuhan keperawatan melalui intervensi rendam kaki dengan air jahe merah hangat pada klien hipertensi. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengkajian keperawatan pola Gordon dan dengan melakukan wawancara, observasi, serta pemeriksaan fisik. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis data, penegakan diagnosis, perencanaan keperawatan, implementasi dan evaluasi. Hasil asuhan keperawatan setelah dilakukan 3 hari dengan intervensi utama rendam kaki dengan air jahe merah hangat, masalah dapat teratasi dengan mengontrol tekanan darah dari 165/105 mmHg menjadi 126/83 mmHg. Jahe merah mengandung minyak atsiri dan senyawa Gingerol mengeluarkan rasa hangat dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah lancar. Kesimpulan dari karya ilmiah ini adalah terdapat penurunan tekanan darah setelah melakukan rendam kaki dengan air jahe merah hangat selama 3 hari.


